Influencer Dan Awak Media Siap Bersinergi Dengan Polres Pasuruan Kota Untuk Jaga Kamtibmas Dunia Digital
Polresta Pasuruan – Di tengah derasnya arus informasi di ruang digital, Polres Pasuruan Kota terus memperkuat komunikasi publik dengan merangkul influencer dan media online sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang positif, edukatif, objektif, dan terpercaya kepada masyarakat.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi pada Senin, 31 Agustus 2026, bertempat di Tatya Dharaka Cafe, Jalan Gajah Mada, Kota Pasuruan. Kegiatan dihadiri Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetya, S.I.K., S.H., M.H., bersama Kasat Lantas, KBO Reskrim, Kasat Intelkam, dan Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, serta para influencer media sosial dan awak media online.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kemitraan sekaligus membangun komunikasi yang terbuka antara Polri dengan insan media dan para influencer, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetya mengatakan, perubahan pola masyarakat dalam memperoleh informasi menuntut Polri, media dan influencer untuk semakin bijak dalam membangun komunikasi publik. Setiap informasi yang diterima, menurutnya, perlu diverifikasi terlebih dahulu sebelum disebarluaskan kepada masyarakat.
“Di era digital ini, media dan influencer memiliki peran yang sangat penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Kami ingin membangun sinergi dan komunikasi yang positif. Mari kita biasakan saring sebelum sharing, pastikan setiap informasi yang disampaikan benar, akurat dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar AKBP Arief.

Kapolres menambahkan, kemitraan dengan media dan influencer tidak hanya sebatas mendukung publikasi kegiatan kepolisian, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menghadirkan ruang informasi yang sehat, edukatif dan bertanggung jawab.
“Jangan sampai informasi yang belum jelas kebenarannya justru menimbulkan keresahan. Karena itu, mari kita bersama-sama menjadi bagian dari solusi dengan menyampaikan informasi yang benar, positif dan mencerdaskan. Saring sebelum sharing, cek kebenarannya sebelum membagikan, dan jadikan media sosial sebagai ruang untuk menyebarkan kebaikan,” tegasnya.
Sementara itu, Isbiyanto dari Media Suara Jatim Post menyampaikan apresiasi atas kegiatan silaturahmi yang digagas Kapolres Pasuruan Kota. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi informasi antara kepolisian dengan media massa maupun media sosial.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Pasuruan Kota atas waktu, tempat, dan kegiatan yang telah digagas sebagai bentuk sinergi informasi, baik melalui media sosial maupun media massa. Kami berharap kerja sama yang selama ini sudah terbangun dengan baik dapat terus dipertahankan, dengan tetap mengedepankan prinsip objektif dan berimbang dalam setiap penyampaian informasi kepada masyarakat,” ujar Isbiyanto.
Menurutnya, komunikasi dan kerja sama yang baik antara kepolisian dengan media menjadi modal penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara tepat dan bertanggung jawab. Media diharapkan dapat terus menjalankan fungsi kontrol sekaligus memberikan edukasi melalui pemberitaan yang objektif dan berimbang.
Kapolres Pasuruan Kota juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh awak media dan influencer yang selama ini turut mendukung tugas-tugas kepolisian melalui pemberitaan maupun konten positif yang memberikan edukasi kepada masyarakat.
Melalui silaturahmi tersebut, Polres Pasuruan Kota menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan insan media serta komunitas digital. Sinergi ini diharapkan semakin memperkokoh hubungan Polri dengan masyarakat sekaligus memperkuat kehadiran kepolisian dalam memberikan informasi publik yang transparan, humanis dan terpercaya.
Dengan terbangunnya komunikasi positif antara Polri, media dan influencer, ruang digital diharapkan tidak hanya menjadi sarana penyebaran informasi, tetapi juga menjadi wadah bersama untuk membangun kepercayaan publik, menangkal hoaks dan disinformasi, serta menyebarkan pesan-pesan kamtibmas demi terciptanya situasi Kota Pasuruan yang aman, nyaman dan kondusif.
