Presiden Prabowo Turun Langsung ke Kalbar, Pantau Karhutla dan Perintahkan Penanganan Dipercepat

0
resized_compressed_1787418019014

Kabarpolri.com – Pontianak. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertolak menuju Kalimantan Barat, Sabtu (22/8) pagi, melalui Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Kedatangan Presiden untuk meninjau langsung kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus memastikan upaya penanganan di lapangan berjalan cepat, terpadu, dan optimal.

Setibanya di lokasi, Prabowo langsung meminta laporan mengenai situasi terkini karhutla dan kondisi di lapangan.

“Saya datang untuk melihat keadaan setempat sekarang. Saya minta siapa yang bisa kasih saya presentasi,” kata Prabowo saat tiba di lokasi.

Laporan awal disampaikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait perkembangan titik panas atau hotspot yang terpantau dalam 24 jam terakhir.

Staf Khusus Kepala BNPB, Brigjen TNI (Purn.) Asrianus Bulo, mengatakan berdasarkan pemantauan satelit terdapat 198 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi di wilayah Kalimantan Barat.

“Kami laporkan tentang situasi terkini pantauan hotspot yang selama 24 jam berdasarkan satelit terdeteksi ada 198 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi. Ini artinya ada titik api dan asap yang terjadi di wilayah Kalbar,” ujar Asrianus Bulo.

Selain itu, BNPB mencatat sekitar 3.100 hotspot dengan tingkat kepercayaan menengah serta 406 titik dengan tingkat kepercayaan rendah.

Menurut Bulo, sebaran hotspot tersebut terkonsentrasi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.

“Kami laporkan hotspot ini didominasi wilayah Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Kayong Utara di sektor selatan. Di wilayah timur Kabupaten Sanggau, Sintang, dan Sambas,” jelasnya.

BNPB juga menyampaikan adanya potensi hujan dengan intensitas ringan di sejumlah wilayah Kalimantan, khususnya Kalimantan Barat, pada periode 21 hingga 27 Agustus.

Prabowo Bagi Tugas TNI-Polri

Sebelumnya, Presiden Prabowo telah menginstruksikan jajaran pimpinan TNI dan Polri untuk turun langsung bersama pemerintah daerah serta masyarakat dalam menghadapi karhutla di empat provinsi di Kalimantan.

Pembagian tugas tersebut dilakukan sebagai upaya mempercepat koordinasi sekaligus memastikan penanganan karhutla dilakukan secara terpadu dan serentak di wilayah terdampak.

Untuk Kalimantan Barat, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ditugaskan menangani kondisi di lapangan.

Sementara di Kalimantan Tengah, penanganan melibatkan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak bersama Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Di Kalimantan Selatan, Presiden menugaskan Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali bersama Asisten Utama Operasi Kapolri Komjen Mohammad Fadil Imran.

Sedangkan untuk Kalimantan Timur, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita bersama Komandan Korps Brimob Komjen Ramdani Hidayat ditugaskan turun langsung ke lapangan.

Presiden Prabowo menegaskan seluruh jajaran harus bergerak cepat dan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia untuk mengendalikan karhutla.

Langkah tersebut diharapkan dapat menekan dampak kebakaran sekaligus memastikan masyarakat di wilayah terdampak dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!