Polsek Bekasi Selatan Gencarkan KRYD, Dukung Program Jaga Jakarta On The Spot Antisipasi Kejahatan Jalanan
Kabapolri.com-Kota Bekasi – Polsek Bekasi Selatan mengintensifkan kegiatan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) melalui patroli skala sedang dan razia stasioner dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu dini hari (18/8/2026) mulai pukul 00.00 WIB sampai dengan 05.00 WIB tersebut menyasar sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Bekasi Selatan.
Kegiatan dipimpin Kanit Intelkam, AKP Arif Yudianto, S.I.Kom., selaku Perwira Pengendali, dengan melibatkan 12 personel Polri. Patroli menyasar Jalan Pulo Ribung Raya, Jalan Cikunir Raya, Boulevard Galaxy, Jalan KH Noer Ali, Jalan Jenderal Ahmad Yani hingga Jalan Raya Pekayon.
Personel melakukan strong point, membubarkan kerumunan yang berpotensi menimbulkan gangguan, serta mengantisipasi tawuran, geng motor, balap liar dan berbagai bentuk kejahatan jalanan.
Selain patroli, personel juga menyambangi kawasan permukiman dan berkoordinasi dengan petugas keamanan lingkungan guna memperkuat sistem pengamanan di wilayah perumahan.
Razia stasioner turut digelar secara selektif dengan sasaran pelaku begal serta potensi kepemilikan senjata tajam, senjata api ilegal, narkoba dan barang berbahaya lainnya.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif dan responsif Polsek Bekasi Selatan dalam mendukung Program Jaga Jakarta On The Spot.
Kehadiran polisi di lapangan bukan hanya untuk melakukan penindakan, tetapi juga membangun komunikasi dengan masyarakat, memetakan potensi kerawanan, serta memastikan ruang publik dan lingkungan permukiman tetap aman dan nyaman,” ujar AKP Arif Yudianto.
Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian, petugas keamanan lingkungan dan masyarakat menjadi elemen penting dalam menciptakan kamtibmas yang berkelanjutan.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan informasi ke Layanan Call Center Polri 110 apabila menemukan potensi gangguan keamanan.
Dengan kolaborasi dan kehadiran polisi secara langsung di tengah masyarakat, berbagai potensi kejahatan dapat dicegah sejak dini,” pungkasnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan kondusif serta tidak ditemukan pelanggaran pidana.
