Polisi Tangkap Residivis Narkoba di Jatisampurna Bekasi, Diduga Terlibat Transaksi Sabu

0
IMG-20261023-WA0422

 

Kabarpolri.com-KOTA BEKASI – Polisi menangkap MB (18), seorang residivis kasus narkotika yang diduga terlibat dalam peredaran sabu di Jalan Kasuari Raya, Kelurahan Jatisampurna, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.

Aksi yang terjadi pada Rabu (21/10/2026) malam itu terekam kamera pengawas atau CCTV dan viral setelah diunggah ke media sosial.

“Alhamdulillah sudah kami tangkap orang yang terekam dalam kamera CCTV yang melakukan, menaruh atau membuang barang yang diduga adalah narkotika jenis sabu berinisial MB yang berusia 18 tahun,” kata Kasatresnarkoba Polres Metro Bekasi Kota Kompol Untung Riswaji saat ditemui Kompas.com di lokasi, Jumat (23/10/2026).

Untung mengatakan, penangkapan tersebut bermula dari laporan Tim Patroli Media Sosial Polres Metro Bekasi Kota terkait dugaan transaksi narkotika di wilayah Jatisampurna.

Setelah melakukan pendalaman di lokasi kejadian, polisi menangkap MB di sebuah rumah yang tidak jauh dari titik dugaan transaksi.

“Untuk hasil penggeledahan, sejauh ini barang bukti belum kami temukan. Karena itu, kami terus melakukan pendalaman,” jelas Untung.

Saat ini, polisi masih mendalami asal-usul barang yang diduga sabu tersebut serta pihak yang mengambil bungkusan yang terlihat dalam rekaman CCTV.

“Wilayah peredaran dan asal-usul barang masih kami dalami. Karena pelaku baru saja diamankan oleh tim Satnarkoba, kami perlu waktu untuk melakukan pendalaman,” kata Untung.

Selain itu, polisi menelusuri akun Instagram yang diduga digunakan dalam aktivitas jual beli narkotika tersebut.

Sebagai informasi, penangkapan MB bermula dari kecurigaan warga yang melihat sepeda motor bolak-balik di sekitar permukiman pada Rabu (21/10/2026) malam.

Ketua RW 014 Jatisampurna, Marudin, mengatakan, aktivitas tersebut terpantau melalui CCTV sekitar pukul 22.00 WIB, ketika kondisi lingkungan relatif sepi.

“Itu kejadiannya pas Rabu malam jam 10. Kebetulan terpantau sama warga dari CCTV di sini. Karena warga curiga ada motor bolak-balik, jadi dia lapor ke grup RW,” kata Marudin

Menurut Marudin, rekaman CCTV memperlihatkan dua orang datang menggunakan sepeda motor untuk mengambil barang. Sementara itu, MB terlihat meletakkan bungkusan tersebut di depan rumah warga.

Marudin menuturkan, terduga pelaku MB jarang terlihat di lingkungan tersebut meskipun keluarganya telah hampir dua tahun mengontrak di sana. Warga baru mengetahui sosoknya setelah video kejadian itu viral di media sosial.

“Pelakunya jarang ke sini. Makanya warga itu enggak tahu pelakunya orang sini. Pas viral ini baru tahu,” ujarnya.

Marudin mengatakan, kejadian tersebut membuat warga khawatir terhadap potensi peredaran narkotika di lingkungan tempat tinggal mereka.

Warga berharap polisi dapat menindaklanjuti kasus tersebut agar tidak berdampak pada generasi muda.

“Intinya hal-hal seperti ini ya takut, warga pada WA ke saya ‘Tolong Pak RW ditangkap pelakunya’, biar ada solusinya, jangan sampai merusak anak-anak generasi kita ke depannya,” kata Marudin.

Untung mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan apabila menemukan orang atau aktivitas mencurigakan di lingkungan tempat tinggal.

Ia meminta warga segera melaporkan temuan tersebut kepada pejabat setempat, kepolisian, atau melalui layanan darurat 110.

“Kami akan selalu menggandeng Rukun Tetangga, Rukun Warga, Kelurahan, dan Bhabinkamtibmas yang selalu menggelorakan agar selalu berhati-hati di lingkungannya,” tutur Untung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!