Kembali ke Ketapang, AKBP Putra Pratama Kini Jadi Kapolres
Kabarpolri.com — AKBP Putra Pratama, S.H., S.I.K., M.H. kembali menjejakkan kaki di Kabupaten Ketapang dengan tugas yang jauh berbeda.
Setelah pernah mengemban tugas sebagai Kasat Reskrim Polres Ketapang pada 2016–2017, perwira lulusan Akpol 2008 itu kini dipercaya memimpin Polres Ketapang sebagai Kapolres.
Putra menggantikan AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR yang mendapat amanah baru sebagai Irbid Irwasda Polda Metro Jaya.
Pergantian kepemimpinan tersebut diperkenalkan dalam acara Malam Kenal Pamit Kapolres Ketapang yang digelar di salah satu hotel di Ketapang, Jumat (11/9/2026) malam.

Dalam kesempatan itu, Putra langsung menyoroti persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai salah satu pekerjaan yang harus segera ditangani.
Ia menegaskan, langkah awal yang dilakukan bukan hanya memadamkan api, tetapi juga memastikan asal-usul dan kepemilikan lahan yang terbakar.
“Dalam jangka pendek, bagaimana memadamkan api dan menginventarisasi lahan, siapa pemiliknya, termasuk HGU siapa,” kata Putra.
Menurut Putra, jabatan sebagai Kapolres Ketapang merupakan pengalaman pertamanya sebagai pimpinan kewilayahan. Sebelumnya, ia pernah bertugas di Bareskrim Polri dan menjadi Kasat Reskrim Polres Ketapang.
Ia juga pernah menjabat sebagai Kapolsek Tambora.
Putra mengaku tidak pernah membayangkan akan kembali ke Ketapang, terlebih untuk memimpin institusi kepolisian di wilayah tersebut. Namun, setelah mendapat penugasan, ia menyatakan siap menjalankan amanah dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat.
Ia bahkan membuka ruang komunikasi seluas-luasnya dengan masyarakat Ketapang.
Putra juga memastikan sejumlah program yang telah berjalan pada masa kepemimpinan Muhammad Harris akan tetap dilanjutkan.
“Saya akan melanjutkan program-program abang saya, Bang Muhammad Harris,” ujarnya.
AKBP. M. Harris Tinggalkan Pesan Sinergi
Sementara itu, AKBP Muhammad Harris menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak selama 14 bulan dirinya memimpin Polres Ketapang.
Menurut Harris, berbagai persoalan yang muncul selama masa tugasnya dapat diselesaikan melalui kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh adat hingga pemerintah desa.
“Bukan kompetisi, tetapi saling bersinergi,” kata Harris.
Ia berharap pola kerja sama tersebut tetap dipertahankan di bawah kepemimpinan Putra Pratama.
Terlebih, persoalan karhutla masih menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama di sejumlah wilayah Kabupaten Ketapang.
Harris juga berpesan kepada Putra agar tidak bekerja sendiri ketika menghadapi persoalan di lapangan. Dukungan dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat dinilai penting untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban.
Bupati Sambut Kembalinya Putra
Bupati Ketapang Alexander Wilyo turut menyampaikan terima kasih atas pengabdian Muhammad Harris selama memimpin Polres Ketapang.
Kepada Putra Pratama, Bupati menyambut baik kembalinya perwira tersebut ke Ketapang.
Menurut Alexander, pengalaman Putra saat pernah bertugas sebagai Kasat Reskrim menjadi modal penting karena sudah mengenal karakter wilayah dan masyarakat Ketapang.
“Kami senang. Bapak sudah tahu Ketapang karena pernah bertugas di sini,” ujar Alexander.
Bupati berharap pergantian pimpinan di tubuh Polres Ketapang semakin memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.
Ia mengajak seluruh pihak membangun komunikasi serta semangat kebersamaan dalam menjaga Ketapang.
“Kita bangun semangat kekeluargaan. Ketapang rumah besar kita semua,” tegasnya.
