Bermandikan Keringat, Tak Menyurutkan Langkah Dansat Brimob Polda Kalsel Bersama Tim Karhutla Lakukan Pemadaman Kebakaran Lahan dengan Sistem Suntik Gambut Untuk Masyarakat
Kabarpolri.com. KALSEL – Di tengah terik matahari yang menyengat dan suhu udara yang meningkat, lahan gambut yang terbakar masih menyisakan kobaran api dan asap pekat. Namun, hal itu sama sekali tidak menyurutkan tekad dan semangat Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kalsel, Kombes Pol. Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K.,M.H. beserta personel dan Tim penanganan Karhutla. Dengan Bermandikan keringat, kelelahan yang membayang, dan risiko yang tak sedikit, mereka terus berdiri di garis depan, berjuang memadamkan api dengan metode khusus suntik gambut demi menyelamatkan lingkungan dan melindungi masyarakat dari ancaman asap serta bahaya kebakaran yang terus meluas.
Kebakaran lahan gambut yang terjadi di wilayah sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor, Kota Banjarbaru dan sekitarnya kembali menjadi perhatian serius pihak kepolisian, khususnya Satuan Brimob Polda Kalsel. Berbeda dengan kebakaran lahan biasa, api pada tanah gambut memiliki karakteristik yang jauh lebih sulit di padamkan.
Sebab Api tidak hanya membakar di permukaan, namun juga merambat di bawah tanah, menyembunyikan kobaran api di balik lapisan tanah yang tampak tenang, lalu tiba-tiba muncul kembali di tempat lain. Hal ini membuat proses pemadaman menjadi jauh lebih rumit, memakan waktu, serta menguras tenaga dan pikiran seluruh tim yang bertugas.
Menyadari kompleksitas tantangan tersebut, Dansat Brimob Polda Kalsel, Kombes Pol. Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K.,M.H. turun langsung ke lokasi kejadian untuk memimpin dan mengoordinasikan jalannya pemadaman. Tidak sekadar memberi arahan dari tempat yang aman, beliau berdiri tegak di tengah panasnya lokasi kebakaran, berdampingan dengan para personel berbagi beban beratnya tugas yang diemban.
Di hadapan panasnya lokasi kebakaran, Dansat Brimob Polda Kalsel, Kombes Pol. Boy Sutan Binanga Siregar menegaskan bahwa keberadaan mereka adalah bentuk pengabdian tulus Polri kepada masyarakat, tidak ada kata mundur, tidak ada kata menyerah untuk masyarakat.
” Kami tidak akan berhenti sebelum api padam sampai ke akar-akarnya, sampai ke lapisan gambut yang terdalam. Meski tubuh berkeringat, meski tenaga terkuras, ini adalah bentuk tanggung jawab kami. Kami ada untuk melindungi, menjaga, dan menyelamatkan masyarakat ,” ujar Dansat Brimob Polda Kalsel, Senin (24/08/2026).
Disampaikan pula oleh Kombes Pol Boy Sutan Binanga, bahwa dirinya bersama tim Satgas Karhutla menerapkan metode khusus yang dikenal sebagai sistem suntik gambut. Teknik ini dilakukan dengan cara menyemprotkan air bertekanan tinggi langsung ke dalam lapisan tanah gambut melalui penusukan selang secara mendalam ke tanah, sehingga air dapat meresap secara menyeluruh dan mematikan api yang merambat di bawah permukaan tanah.
” Metode ini membutuhkan ketelitian, kekuatan fisik serta kesabaran yang tinggi, karena setiap titik harus diperiksa dan disiram satu per satu agar tidak ada sisa api yang kembali menyala “, tegasnya.
Terlihat para personel bekerja secara bergantian dalam tim-tim kecil, bergerak maju mundur di area yang luas, menembus semak belukar dan tanah yang masih panas. Keringat membasahi seragam mereka hingga kering lalu basah kembali.
Namun tak satu pun dari mereka yang mengeluh atau berniat berhenti. Semangat kebersamaan dan rasa tanggung jawab yang tinggi membuat mereka terus melangkah, menyadari bahwa di balik perjuangan ini ada harapan warga yang menanti agar asap segera hilang dan udara kembali bersih untuk dihirup bersama keluarga tercinta.
” Selain melakukan pemadaman, tim juga melakukan pemantauan rutin dan pendinginan menyeluruh di area yang telah dipadamkan untuk mencegah api berkobar kembali. Langkah ini sangat penting mengingat sifat tanah gambut yang mudah kering dan kembali terbakar saat cuaca panas. Kolaborasi yang baik bersama tim BPBD, instansi terkait, serta masyarakat setempat juga menjadi kunci keberhasilan dalam mempercepat proses penanganan kebakaran “, pungkas Kombes Pol. Boy Sutan Binanga Siregar.
Langkah dan perjuangan Dansat Brimob Polda Kalsel beserta seluruh tim Karhutla ini bukan sekadar menjalankan tugas kedinasan, melainkan wujud nyata kasih sayang dan pengabdian tulus kepada masyarakat. Di tengah beratnya medan, panasnya cuaca, dan sulitnya kondisi yang dihadapi, mereka membuktikan bahwa semangat pengabdian tidak akan pernah luntur oleh keringat maupun lelah.
Semoga upaya yang dilakukan dapat membuahkan hasil, api segera padam, dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman, nyaman, dan damai (hy/af/man).
