Kunjungan Supervisi Optimalisasi PPKM Mikro Polda Metro Jaya Di Polsek Bekasi Kota

Bagikan Berita

 1,456 total views,  2 views today

KABARPOLRI.COM, JAKARTA – Team Asisitensi Supervisi Optimalisasi PPKM Mikro Polda Metro Jaya yang terdiri dari Dir Samapta Polda Metro Jaya Kombes Pol Gatot Hari Bowo S.IK, MH, Kabid Propam Kombes Pol Birawa Pajupaksa, S.IK, MH, Kabid IT Polda Metro Jaya Kombes Pol Sigit Dedi Purwadi, S.IK, MH melaksanakan kunjungan ke Polsek Bekasi Kota, Senin (21/06/2021). Sekisar jam 14.00 Wib.



Kedatangan Team Asistensi PPKM Mikro Polda Metro Jaya disambut oleh Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Aloysius Suprijadi, S.IK, MH, yang didampingi para Kasat dan PJU Polres Metro Bekasi Kota beserta Kapolsek Bekasi Kota dan PJU Polsek Bekasi Kota.



Kegiatan supervisi dilakukan di ruang Data Polsek Bekasi Kota yang terletak di Lantai 2 Polsek Bekasi Kota dengan menerima penjelasan Kapolsek Bekasi Kompol Amayni, SH, MH pelaksanaan PPKM mikro saat ini di wilayah Hukum Polsek Bekasi Kota dan penanganan terkait warga yang terkonfirmasi covid-19 dalam penerapan 3 T ( Testing, tracing dan treatment).

Kapolsek Bekasi Kota Kompol Armayni, SH, MH dalam keterangannya mengatakan saat pertemuan, ada 3 arahan Team asistensi PPKM Mikro Polda Metro jaya diantaranya :

– Optimalisasi sosialisasi PPKM Mikro dimana masyarakat diberikan pemahaman terus kondisi wilayahnya dalam kategori zona merah atau zona hijau dengan kordinasi lintas sektoral yakni dengan 3 Pilar.

– Perkuat PPKM Mikro hingga tingkat kelurahan seperti penanganan warga yang terpapar Covid-19, warga yang terpapar dengan OTG cukup melakukan isolasi mandiri tidak perlu langsung ke Rumah Sakit disini berikan pengawasan maksimal dari tetangga dan pengurus warga dan berikan obat sesuai petunjuk dokter UPTD Puskesmas.

Khusus Polri, Maksimalkan penindakan humanis bagi siapa saja yang lakukan kerumunan karena sesuai PPKM Mikro sudah diatur semuanya terutama jam operasional usaha dari berbagai sektor.

Menurutnya dari arahan team PPKM mikro agar melakukan sosialisasi tepat sasaran kepada masyarakat yang terpapar covid- 19 bahwa tidak semua yang terdampak covid -19 harus dirujuk ke RS mengingat RS juga saat ini full,” tambah Armayni.

“secara psikologis dengan isolasi mandiri dirumah mereka masih melihat keluarganya dan tetap bahagia sehingga untuk penyembuhan lebih cepat,” pungkasnya. (Hy/Bs/Hz)

error: Content is protected !!