Kapolri Resmikan Gedung Baru Ponpes Assalam Sekaligus Tinjau Vaksinasi Se – Jabar

Bagikan Berita

 70,082 total views,  2 views today

kabarpolri.com. SUKABUMI – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, hari ini, Senin (13/09/2021) menghadiri Acara peresmian gedung baru asrama putri di  Pondok Pesantren Assalam sekaligus melakukan peninjauan vaksinasi massal dalam serangkaian kunjungan kerjannya di Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.

Pada kesempatan tersebut, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, mengaku bangga dengan capaian vaksinasi di Pondok Pesantren Modern Assalam yang saat ini telah memasuki vaksinasi tahap kedua.

” Ini tentunya menjadi optimisme. Karena Pemerintah saat ini sudah melakukan pelonggaran untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM),” ucap  Kapolri di Ponpes Modern Assalam.

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, juga berharap, dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) baik tenaga pengajar maupun seluruh siswa telah melaksanakan vaksinasi.

Dalam tinjauannya tersebut, orang nomor satu di Korps Bhayangkara ini, juga melakukan Video conference, terhubung kepada seluruh jajaran Polda Jawa Barat yang melakukan pelaksanaan  vaksinasi massal serentak. Kapolri juga  menargetkan dalam vaksinasi massal serentak di wilayah Jawa Barat hari ini mencapai 40 ribu dosis vaksin yang ada di 22 titik vaksinasi massal.

Mantan Kapolda Banten ini juga mengapresiasi, jajaran Polda Jawa Barat mampu melebihi target vaksinasi yang diberikan. Program tersebut diselenggarakan pada seluruh Polres pada wilayah hukum Polda Jawa Barat.

Kapolri sendiri menyapa langsung secara virtual pada Acara tersebut, diantaranya di gerai vaksinasi Masjid Amaliah Ciawi, di Kabupaten Bogor, gerai vaksinasi SMA 1 Jamblang, Kabupaten Cirebon, dan gerai vaksinasi Ponpes Darul Maarif Desa Kaplongan, Karangampel, Kabupaten Indramayu.

” Seluruh Wilayah Jawa Barat yang saat ini melaksanakan vaksinasi,  targetnya hari ini kurang lebih 40 ribuan. Saya lihat untuk target yang diberikan beberapa hari ini sudah bisa melampaui. Sehingga target gabungan untuk nasional untuk mencapai 2 juta, kurang lebih 380 ribu. Tentunya ini menjadi tantangan kita bisa terlampaui dengan cepat,” tekan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Oleh karena itu, lanjutnya, dengan pengorganisasian dengan sinergi yang sangat baik antara TNI-Polri, Pemda, Dinkes dan seluruh para relawan, Kapolri yakin akselerasi percepatan vaksinasi di wilayah Jawa Barat segera dapat mewujudkan kekebalan komunal atau Herd Immunity.

” Khususnya di wilayah-wilayah wisata yang saat ini sudah mulai dilonggarkan. Tentunya saya harapkan masyarakat yang ada disekitar area tersebut juga semuanya sudah divaksinasi, sehingga kita bisa menjaga masyarakat karena telah memiliki kekebalan terhadap Covid-19,” beber nya.

Pada bagian akhir, Kapolri Jenderal Polisi Drs.Listyo Sigit Prabowo, M.Si, juga mengingatkan wilayah Sukabumi yang PPKM-nya berada pada level 2 agar jangan terlena dengan capaian bagus tersebut. Mengingat, dengan diturunkannya level PPKM maka akan ada pelonggaran-pelonggaran di beberapa sektor.

” Bagaimana kita jangan kemudian lalai, kurang waspada, terlalu euforia, lalu kepatuhan terhadap protokol kesehatan kita tinggalkan, jadi saya ingatkan tetap dipegang penegakan prokes,” tukasnya.

Salah satu titik vaksinasi massal serentak ini dilakukan di Pondok Pesantren Assalam, Sukabumi. Kolaborasi antara Polri dengan Dinkes Sukabumi ini menyediakan sebanyak 1.000 dosis vaksin sinovac untuk santri, santriwati, dewan pengurus dan masyarakat umum yang berada di sekitar Ponpes.

Sementara titik vaksin lainya yakni di Masjid Amaliah, Ciawi, Jawa Barat dengan terget 2.000 dosis vaksin. Gerai Vaksinasi SMA 1 Jamblang,  dengan sasaran 1.800 orang dan gerai Vaksinasi Ponpes Darul Maarif Desa Kaplongan, Karangampel, Indramayu, dengan sasaran 1.500 orang.(hy/bs/man)

error: Content is protected !!