Ini Penekanan Kapolri Saat Buka Musrenbang Pemulihan Ekonomi Tahun 2022

Bagikan Berita

 7,102 total views,  2 views today

kabarpolri.com. Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, hari ini Selasa (08/06/2021) membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Polri, bertempat di Ruang Aula Rupatama Mabes Polri,Jakarta.

Acara ini dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri dan dilakukan secara offline maupun online atau virtual dengan total peserta yang mengikuti 1.136 orang.

Dalam arahannya, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si turut menekankan bahwa Musrenbang ini menjadikan momentum yang tepat bagi Polri untuk melakukan konsolidasi guna memantapkan arah pembangunan Polri serta mendukung program pembangunan nasional dalam upaya pemulihan ekonomi dan reformasi struktural.

“ Pemerintah telah menyelenggarakan Musrenbang Nasional (Musrenbangnas) tahun 2021 yang merupakan mekanisme perencanaan untuk mempertemukan usulan atau kebutuhan (bottom up planning) dengan apa yang diprogram oleh pemerintah (top down planning),” kata Kapolri.

Perencanaan, ibarat sebuah koki dalam memasak masakan yang enak sebelum disajikan untuk memuaskan pelanggan. Untuk itu, melalui Musrenbang ini, jenderal bintang empat itu berharap menghasilkan berbagai macam saran dan masukan yang membangun guna dijadikan bahan pertimbangan untuk menentukan arah pembangunan Polri serta dalam kerangka membantu upaya pemulihan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah.

Orang Nomor satu di Korps Bhayangkara ini juga menekankan bahwa fokus utama rencana kerja Pemerintah Tahun 2022 ialah pengendalian Covid-19 dengan mempercepat vaksinansi menuju herd immunity yang dibarengi dengan reformasi sistem kesehatan dengan meningkatkan keamanan dan ketahanan kesehatan.

“ Tahun 2022 diharapkan menjadi tahun pertama bagi Indonesia mulai lepas dari tekanan pandemi Covid dan merupakan tahun kunci bagi pemantapan pemulihan ekonomi,” ungkap mantan Kabareskrim Polri itu.

Disisi lain, Kapolri juga mengingatkan kepada jajaran bahwa Transformasi menuju Polri yang Presisi merupakan program yang berkesinambungan, tidak terbatas hanya 100 hari program kerja saja melainkan hingga Program Kerja Strategis (PKS) tahap II dan tahap III.

Hingga sejauh ini, dalam kerangka road map Transformasi, Polri berhasil mendapat 86,5 persen kepercayaan masyarakat, sementara 82,3 persen kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Polri berdasarkan survei Alvara. Disamping itu, Polri telah mendapat 139 penghargaan zona integritas dalam lima tahun ke belakang.(hy/bs/man).

error: Content is protected !!