Ditresnarkoba Polda Jateng Berhasil Gahalkan Peredaran 4,42 Ons Sabu di Tempat Berbeda

Bagikan Berita

 70,078 total views,  6 views today

kabarpolri.com.Semarang – Ditresnarkoba Polda Jateng mengugkap 2 kasus peredaran narkoba. Dalam kasus tersebut setidaknya Polisi berhasil menangkap tiga orang tersangka, Selasa.(14/09/2021).

Dimana dua orang tersangka yang berhasil ditangkap tersebut  berinisial Ash (18) dan My (26), kedua orang tersangka ini, berhasil ditangkap di daerah Sumenep, Jawa Timur pada 9 September 2021,  karena membawa sabu seberat 342 gram. Satu tersangka lain berinisial Ap (24) ditangkap di Gayamsari Kota Semarang pada 13 September 2021 karena membawa sabu seberat 100 gram.

Kapolda Jateng, Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K. melalui Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng Kombes Pol Lutfi Martadian, menjelaskan bahwa tersangka Inisial Ash (18) dan My (26) merupakan kakak beradik yang diduga penerima paket dari Ibu terlapor berinisial J yang bekerja di Malaysia senagai TKI.

” Barang bukti sabu tersebut didapat dari ibu terlapor Yang berada di Malaysia sebagai pekerja TKI,” ucapnya.

Saat ini, Kepolisian tengah melakukan pengembangan dan penyidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut.

Pengungkapan ini  merupakan kerjasama antara Kepolisian dengan Bea Cukai Tanjung Emas Semarang, dimana barang haram tersebut diduga berasal dari Malaysia yang diselundupkan melalui paket dengan tujuan ke Madura.

Sementara untuk kasus kedua tersangka AP (24) mengaku mendapatkan sabu dari salah seorang temannya.

” Tim kami mendapat informasi bahwa terlapor akan melakukan transaksi narkoba, selanjutnya tim mengikuti terlapor yang sedang bersama anak istrinya naik sepeda motor,” jeas Dirresnarkoba Polda Jateng Kombes Pol Lutfi Martadian, S.I.K.,S.H.,M.H.

Sesampainya di TKP terlapor berhenti kemudian mengambil bungkusan teh kotak dibawah pohon, dan tim langsung menangkap terlapor,” tegasnya.

Ketika petugas membuka bungkusan teh kotak tersebut, ternyata ada bungkusan plastik hitam di lakban coklat yang berisi narkotika jenis Sabu.

Penangkapan tersangka bermula dari laporan masyarakat soal adanya transaksi narkoba di daerah Gayamsari, Kota Semarang. Lalu kami langsung  menindaklanjuti laporan itu dan melakukan penyelidikan selama kurang lebih satu minggu.

Tersangka Ash, My, Ap ini, dikenakan Pasal 114 Ayat 2 Subsider Pasal 112 Ayat 2 juncto 132 UU RI Nomor 35 Tahun 2009.

” Ancaman hukuman penjaranya minimal 6 tahun dam maksimal 20 tahun atau hukuman mati,” ungkapnya.

Perwira tiga melati dibahu ini, juga menegaskan akan terus berkomitmen dengan bea cukai untuk memberantas peredaran narkotika.

” Kita berkomitmen bersama untuk memberantas narkoba dalam bentuk apapun karena narkoba ini adalah musuh negara yang bisa membahayakan generasi penerus,” tutup Dirresnarkoba Polda Jateng, Kombes Pol Lutfi Martadian, S.I.K.,S.H.,M.H. (hy/bs/man).

error: Content is protected !!