Home / Kriminal / Polsek Bekasi Utara Berhasil Bongkar Sindikat Perdagangan Senjata Api

Polsek Bekasi Utara Berhasil Bongkar Sindikat Perdagangan Senjata Api

Bagikan Berita

Kabarpolri.com-Kota Bekasi, Aparat Kepolisian dari Polsek Bekasi utara Polres Metro Bekasi Kota berhasil membongkar sindikat perdagangan senjata api yang melibatkan pria yang berprofesi sebagai Skurity dengan inisial MAR serta inisial D yang berprofesi sebagai mekanik Bengkel motor.  MAR dan D hanya mampu meratapi nasibnya ketika digelandang petugas untuk minap di dalam dinginya hotel Prodeo Polsek Bekasi utara.

Hal tersebut terungkap dalam sebuah Konferensi pers yang digelar dan dipimpin langsung Kapolsek Bekasi utara Kompol Dedi Nurhadi, S.Kom, didampingi oleh Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari, di Mapolsek Bekasi utara dihadiri puluhan Wartawan media Cetak, Online dan Elektronik. Selasa (12/02/19).

“Berhasil mengungkap perkara penjualan senjata api tanpa dilengkapi ijin yang sah, dengan Tersangka inisial MAR (Security), D (Bengkel Motor), AZ (DPO) dan TKP di pinggir jalan raya Kampung Irian, Kepulauan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi utara, Kota Bekasi pada Sabtu (9/2) bekisar pukul 01.00 WIB,” ungkapnya.

Lebih jauh, Kapolsek Bekasi utara kembali memaparkan, selain berhasil mengamankan para Pelaku, pihaknya berhasil mengamankan berbagai barang bukti (BB) senjata api dan amunisi dari tangan pelaku. “BB yang berhasil diamankan, 1 (satu) pucuk senpi rakitan jenis colt, 1 (satu) pucuk softgun jenis Bareta, 12 (dua belas) butir peluru Kal 38, 37 (tiga puluh tujuh) butir peluru kal 9 buatan pindad, 1 (satu) unit spm Beat warna merah putih No.pol B-6522-ZIU,” bebernya lengkap.

Masih kata sosok Kapolsek yang dikenal publik Bekasi utara ramah nan humanis tak berbeda dengan pimpinanya (Kapolrestro-red) tersebut, kejadian berawal ketika team anggota Buser Polsek Bekasi utara mendapatkan informasi dari masyarakat seputar adanya transaksi senjata api (Senpi) disekitaran TKP berlanjut dengan melakukan penyelidikan.

“Team Buser Polsek Bekasi utara berpura-pura untuk membeli Senpi dan meyakinkan Tersangka (Pemilik senpi) serta sepakat masalah harga Rp 8.000.000 dan waktu serta tempat untuk transaksi di TKP. Saat Tersangka sebanyak 3 orang mendatangi TKP dengan menggunakan 2 unit sepeda motor, Petugas berhasil mengamankan para Tersangka, Namun salah satu Tersangka inisial AZ berhasil melarikan diri.

Lanjut Kapolsek Bekasi utara, saat digeledah ditemukan bungkusan plastik warna hitam yang disimpan didalam jok motor honda Beat dan saat dibuka bungkusan tersebut ditemukan peluru Kaliber 38 sebanyak 12 butir peluru yang dibungkus dengan lakban warna putih. “Kemudian team Buser Polsek Bekasi utara melakukan pengejaran terhadap AZ dirumah kontrakannya di daerah Babelan, namun ternyata ditemukan 1 pucuk senjata Softgun dan 37 butir peluru kaliber 9 buatan Pindad,” Katanya.

Sambung Kapolsek Bekasi utara, para Pelaku yang kedapatan melakukan penjualan Senpi tanpa ijin yang sah tersebut, bakalan dijerat dengan Undang-Undang Darurat tahun 1951. “Sesuai Pasal 1 UU Darurat No 12 tahun 1951 atau pasal 1 ayat (1) dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau maksimal kurungan 20 tahun,” pungkasnya.(HY)

About Redaktur Kabarpolri

Check Also

Polres Metro Jakarta Barat Amankan Kontainer Bermuatan Sabu

Bagikan Berita kabarpolri.com – Jakarta, Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menggagalkan upaya penyelundupan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty − sixteen =

*