Home / Kabar Polri / Polri: Polisi terapkan Skema Pengamanan Sidang PHPU di MK

Polri: Polisi terapkan Skema Pengamanan Sidang PHPU di MK

Bagikan Berita

kabarpolri.com – Jakarta, Kepolisian menerapkan skema pengamanan empat lapis untuk mengawal persidangan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini, Jumat (14/6/2019).

Skema pengamanan ini juga digunakan untuk mengamankan gedung KPU saat demonstrasi pada 21-22 Mei lalu.

“Untuk pola pengamanan dibagi 4 ring,” jelas Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., Jumat (14/6/2019).

Brigjen Pol Dedy Prasetyo juga menjelaskan keempat lapis atau ring pengamanan tersebut dibagi ke sejumlah titik di gedung MK. Ring pertama adalah aparat yang bertugas di dalam gedung MK.

Ring kedua, yakni penempatan aparat untuk mengamankan lokasi di sekitar gedung. Lalu ring ketiga yakni penempatan aparat untuk pengamanan di halaman parkir gedung MK.

Sementara ring keempat atau terakhir yakni berupa pengamanan aparat di luar gedung, termasuk juga di dalamnya ada rekayasa lalu lintas.

Diketahui untuk rekayasa lalu lintas, jalan sekitar MK sudah ditutup sejak Kamis (13/6) malam pukul 22.00 WIB. Jalan Medan Merdeka Barat, mulai dari patung kuda hingga Harmoni ditutup. Begitu pula dengan Jalan Medan Merdeka Utara Merdeka.

Jika ingin berkendara dari arah Jalan MH Thamrin ke arah Harmoni, pengendara harus berputar lewat Jalan Abdul Muis. Sementara jika dari Jalan Medan Merdeka Timur, pengendara bisa menggunakan Jalan Veteran.

Jenderal Bintang Satu itu pun menegaskan untuk antisipasi massa yang akan hadir, aparat akan tetap mengedapankan pendekatan lunak.

“Pendekatan tetap soft approach apabila memang ada demo di depan MK,” pungkas Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M.,(hy/by/an)

About Redaktur Kabarpolri

Check Also

Bareskrim Polri Berhasil Gagalkan Penyelundupan 63 Kg Sabu dan 20.000 Pil Ekstasi Jaringan Internasional

Bagikan Berita kabarpolri.com – Jakarta, Polisi membongkar peredaran narkoba jaringan internasional Malaysia-Indonesia. Polisi menyita barang …

error: Content is protected !!