Polri: Pelaku Politik Uang Ditangkap di Jakarta Utara, Terjaring OTT

Bagikan Berita

60 total views, 3 views today

Kabarpolri.com – Jakarta, Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M. mengatakan bahwa Bawaslu Jakarta Utara melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap seorang pria yang diduga terlibat politik uang, pada Senin (15/4/2019).

Karopenmas Divisi Humas Polri menjelaskan bahwa kasus tersebut masih berada dalam asesmen Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).

“Masih di Panwaslu. Nanti kalau di Panwaslu sudah selesai di assessment kemudian akan diserahkan ke Gakkumdu. Nanti ada 14 hari (untuk memproses),” ucap Brigjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M, Selasa (16/4/2019).

“Tentu proses asessmen akan cepat dilakukan oleh Panwaslu,“Ya secepatnya, tergantung kemampuan Panwaslu untuk assessment peristiwa pidana tersebut,” tegas Brigjen Pol Dedi.

Karo Penmas Divhumas Polri ini memastikan hari ini Panwaslu akan memulai asesmen, Apabila hari ini sudah ditemukan unsur pidananya, maka tentu akan langsung dilimpahkan ke Gakkumdu.

“Gakkumdu memiliki proses 14 hari setelah menerima laporan dari Panwaslu. 14 hari proses semuanya yang dilakukan Gakkumdu sampai tahap 2. Baru proses persidangan. Itu harus cepat prosesnya,” tegas Brigjen Pol Dedi Prasetyo.

Dikantornya, Ketua Bawaslu Jakut Mochammad Dimyati juga mengatakan bahwa benar Bawaslu telah mengamankan satu orang diduga terlibat politik uang, Saat ini Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Bawaslu Jakut masih memeriksa terduga pelaku.

“Ada satu orang yang ditangkap, warga biasa. Artinya, kelanjutannya saya belum tahu karena masih diproses,” Jelas Mochammad Dimyati, Selasa (16/4/19).

Dimyati mengatakan terduga Carles Lubis ditangkap sekitar pukul 17.30 Wib. Carles ditangkap di depan rumah Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik.(hy)

About Us | Contact Us | Redaksi | Kode Etik Jurnalistik
error: Content is protected !!