Polri: 2 Tersangka Pelaku Penusukan Menko Polhukam dan Kapolsek Menes diduga Jaringan ISIS

Bagikan Berita

831 total views, 9 views today

kabarpolri.com – Jakarta, penyerangan terhadap Menko Polhukam Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Wiranto, S.H., S.I.P
bersama rombongan terjadi saat meninggalkan heli di pintu gerbang alun-alun Mendes, Pandeglang Banten pada hari Kamis (10/10/2019) pukul 11.55 wib.

Kunjungan Menko Polhukam Wiranto di Padeglang Banten dalam rangka hadiri kuliah umum di hadapan kurang lebih sekitar 1.000 mahasiswa UNMA atau Universitas Mathla’ul Anwar Pandeglang Banten.

Hadir juga dalam kuliah umum tersebut dari ketua majelis Amanah MA, ketua umum pengurus besar Mathla’ul Anwar, Pak Kapolda, Danrem, Bupati Pandeglang, Kapolres, Dandim dan unsur Muspida lainnya.

Menanggapi kejadian Penusukan Menko Polhukam dan Kapolsek Menes, Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M mengatakan, Kejadian tersebut sangat cepat ketika Menko Polhukam Wiranto akan menaiki kendaraan kemudian ada sekelompok massa yang akan mencoba bersalaman dengan pejabat saat ingin mencoba bersalaman diduga 2 orang pelaku laki-laki (SA) alias Abu Ara kelahiran di Medan tahun 88 dan perempuan (FA) warga Brebes.

“Kedua pelaku tersebut mendekat yang laki-laki menggunakan senjata tajam kita masih mendalami apakah berbentuk pisau atau semacam gunting yang jelas sudah dipersiapkan oleh kedua paku tersebut,” jelas Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri Kamis (10/10/2019)

“Kemudian pelaku melakukan serangan penusukan ke arah depan badan Menko Polhukam Wiranto mengenai bagian depan,” imbuhnya.

“Pada saat kejadian tersebut ada Kapolsek Menes Kompol Dariyanto. SH. MH dan Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir Msi yang langsung mencoba untuk mengamankan pelaku pada saat Kapolsek mengamankan pelaku Kapolsek pun tertusuk di bagian belakang,” ucap Brigjen Pol Dedi Prasetyo.

“Kapolsek Menes mengalami luka di bagian belakang dan Menko Polhukam Wiranto mengalami luka di bagian depan yang saat ini masih dalam proses perawatan di rumah sakit setempat,” ungkap Brigjen Pol Dedi Prasetyo.

“Untuk terduga pelaku tersebut saat ini sudah diamankan di Polres Pandeglang dan masih dalam proses pemeriksaan oleh Polres Pandeglang, Polda Banten dan Densus 88 Antiteror Mabes Polri,” kata Jenderal Bintang Satu tersebut.

“Diduga pelaku atas nama SA terpapar oleh paham radikal ISIS nanti akan kita coba dalami apakah SA juga masih memiliki jaringan dengan yang ada di Cirebon atau JAD lain yang ada di Sumatera,” tutup Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M.(hy/bs/alfian)

About Us | Contact Us | Redaksi | Kode Etik Jurnalistik
error: Content is protected !!