Polrestabes Medan Berhasil Ungkap Perampok 20 Ton Kayu Manis di Medan

Bagikan Berita

81 total views, 6 views today

Kabarpolri.com – Medan, Polrestabes Medan berhasil meringkus empat tersangka perampok 20 ton kayu manis, di Jalan Asrama Medan, Sumatera Utara, Rabu (06/02/2019) lalu.

Mereka yang diamankan adalah HAJ (pemilik gudang), D (pekerja gudang), R dan S keduanya bertugas sebagai agen. Sementara dua pelaku lain berinisial N dan B masih diburu keberadaannya.

Dari para komplotan ini, Polisi mengamankan barang bukti antara lain 1 truk fuso berikut gandengan dan konteiner L 8134 XI, 1 mobil Avanza merah maron, 472 goni kayu manis (11.800 Kg), 3 lembar siping/segel barang, 1 lembar bon faktur penerimaan barang dan 3 unit handphone.

“Sopir dan kernet bawa truk berisi kayu manis itu untuk diantar ke Jerman”, jelas Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dadang Hartanto.

Kapolrestabes Medan mengatakan, truk dibawa dari Gudang PT Darin Indo Utama Jalan Sei Mencirim menuju Belawan.

“Supirnya atas nama Endri Suswedi dan kernet Mardiansyah, pada saat melintas di Jalan Asrama sebelum pintu tol Helvetia, mereka dirampok sekelompok orang tidak dikenal dengan menggunakan satu unit mobil Avanza yang dilakukan 5 orang pelaku,” terang Kombes Pol Dadang Hartanto didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira saat rilis kasus, Senin (11/02/2019).

Kapolrestabes Medan mengatakan sopir dan kernetnya disekap lalu dilakban di dalam mobil pelaku dan dibuang di daerah Pantai Cermin Sergei.

“Setelah lepas dari ikatan, sopir dan kernetnya kemudian menghubungi pihak keluarga,” papar Kombes Pol Dadang Hartanto.

Untuk penangkapan, Kapolrestabes Medan mengatakan , pada hari Jumat (08/02/2019), aparat Kepolisian mendapatkan informasi bahwa barang yang diduga kayu manis hasil curian tersebut berada di pergudangan milik HAJ. Selanjutnya tim melakukan pengecekan ternyata benar barang tersebut milik korban.

“Kemudian Polisi amankan pemilik gudang HAJ berikut satu orang pekerja D dan dua orang agen R dan D,” tutup Kombes Pol Dadang Hartanto.(hy)

About Us | Contact Us | Redaksi | Kode Etik Jurnalistik
error: Content is protected !!