Polres Gresik Juara Dua Pelayanan Satpas Terbaik se-Indonesia

Bagikan Berita

96 total views, 3 views today

 

 

kabarpolri.com – Gresik – Jatim, Polres Gresik berhasil menduduki posisi kedua dalam penilaian lomba pelayanan Satpas (Satuan Penyelenggara Administrasi SIM) terbaik se-Indonesia, yang diselenggarakan Korps Lalu Lintas Kepolisian RI (Korlantas Polri).

Adapun, kegiatan tersebut dalam rangka mendukung kegiatan penerapan zero complaint atau pelayanan terpadu tanpa adanya keluhan selama 2019.

Dalam nominasi ini, Polres Gresik yang diwakili oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) mengusung program andalan mereka, Creative Augmented Reality Education atau yang biasa disebut dengan CARE.

“Alhamdulillah Satpas Polres Gresik Juara II Satpas Terbaik Nasional 2019,” tulis Kasatlantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto, S.I.K., melalui pesan singkat, Jumat (13/9/2019).

Pada agenda ini, Satpas Daan Mogot Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sukses menyabet gelar sebagai yang terbaik, diikuti Satpas Polres Gresik, kemudian Satpas Polrestabes Bandung di posisi ketiga.

Sebelumnya, Wikha dan perwakilan dari Satpas Daan Mogot Ditlantas Polda Metro Jaya dan juga Satpas Polrestabes Bandung lebih dulu melakukan paparan di hadapan dewan penilai, terkait keunggulan dari masing-masing program yang mereka usung.

Adapun, CARE merupakan aplikasi kreatif pengenalan rambu lalu lintas serta imbauan keselamatan bagi pengguna jalan, dengan memanfaatkan teknologi augmented reality atau proyeksi tiga dimensi.

Aplikasi ini terdapat dalam sebuah kartu yang diberikan kepada pemohon SIM yang dinyatakan lulus ujian praktik.

Selain itu, Satlantas Polres Gresik juga terus mencegah praktik percaloan dalam pengurusan SIM dengan memberlakukan sistem satu pintu alias one gate system.

Satlantas Gresik juga mengadakan pelatihan bagi pemohon SIM secara gratis.

Tak cuma dalam pelayanan administrasi berkendara. Satlantas Polres Gresik juga berkegiatan dalam membantu warga di bidang sosial.

Anggota Satlantas Polres Gresik juga turut meringankan beban warga dengan melakukan dropping air bersih untuk beberapa desa di Kabupaten Gresik yang terdampak kekeringan.

Pendistribusian air bersih mulai dari Desa Kramat, Panjunan, Kawistowindu, hingga Kandangan, yang berada di Kecamatan Duduksampeyan.

Satlantas Polres Gresik menyediakan sebanyak delapan truk tangki air bersih.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik telah mengumumkan ada sebanyak 59 desa yang tersebar di 8 kecamatan, yang mengalami kekeringan pada tahun ini. (hy/hdy)

About Us | Contact Us | Redaksi | Kode Etik Jurnalistik
error: Content is protected !!