Polres Bojonegoro Siap Amankan Ritual Sah-Sahan Warga Baru PSHT

Bagikan Berita

75 total views, 3 views today

 

 

kabarpolri.com – Bojonegoro – Jatim, Kesiapan Polres Bojonegoro dalam menghadapi agenda kegiatan masyarakat, menurut rencana akan mengumpulkan  massa untuk prosesi pengesahan warga Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT).

Direncanakan kegiatan  pengesahan warga PSHT akan berlangsung  tiga hari kedepan  mulai tanggal 11 , 13 dan 16 September 2019 mendatang.

Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli, S.I.K., M.H., M.Si., menegaskan akan mengantisipasi hal hal yang mengganggu berjalannya prosesi itu dan siap menindak tegas segala bentuk tindakan yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas, Senin (9/9/2019).

“Polres Bojonegoro dan jajaran siap mengamankan kegiatan prosesi  pengesahan warga PSHT nanti,” ucap Kapolres.

Untuk saat ini Polres Bojonegoro telah menyiapkan personil pengamanan guna  untuk rencana kegiatan pengesahan warga PSHT itu.

“Kita sudah siapkan personil untuk pengamanan kegiatan pengesahan warga PSHT nanti,” tandas Kapolres

AKBP Ary Fadly menambahkan kegiatan pengesahan warga PSHT yang akan terselenggara  diharapkan tidak ada iring iringan ( konvoi ) pesilat diluar peserta sah sahan, karena akan berpotensi menimbulkan masalah, karena demi  untuk mengantisipasi adanya oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, atau yang ingin menjadikan suasana terkesan tidak aman .

Selain itu konvoi yang tidak tertib di jalan berpotensi kecelakaan dan berdampak mengurangi kenyamanan serta hak pemakai jalan yang lain.

Selain kecelakaan juga rawan konflik dengan anggota perguruan silat lain. sebab konvoi pesilat ini biasanya akan diikuti show of force yang mengarah pada sikap arogan.

Polres Bojonegoro telah mengeluarkan hibauan (Maklumat) melalui  Kapolres, dalam rangka pelaksanaan kegiatan perguruan pencak silat pada bulan Suro 1441 H/2019 M di Kabupaten Bojonegoro, yang berisi Maklumat Kapolres Bojonegoro.

Demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menjaga ketenangan di bulan Muharam/Suro 1441 H :

1. Pelaksanaan kegiatan sakral di bulan Muharam / Suro dilarang melakukan Konvoi kendaraan R2 maupun R4 atau lebih.

2. Pelaksanaan kegiatan masyarakat umum selama bulan Muharam / Suro agar selalu menjaga keamanan, ketertiban, ketenangan dan kenyamanan masyarakat lainnya.

3. Setiap kegiatan masyarakat yang berpotensi menghadirkan massa agar mengajukan Permohonan ijin kepada Polres Bojonegoro sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2017 tentang Tata Cara Perizinan dan Pengawasan Kegiatan keramaian Umum, Kegiatan masyarakat lainnya Dan Pemberitahuan Kegaitan Politik.

Terkait agenda itu, Kapolres mengajak dan menghimbau semua pihak untuk tetap mengdepankan serta menjaga kondusivitas.

Ia juga meminta jangan mudah terbawa atau terhasut provokasi untuk melakukan sweeping ataupun tindak kekerasan lainnya. Mari jogo Bojonegoro bareng – bareng. (hy/hdy)

About Us | Contact Us | Redaksi | Kode Etik Jurnalistik
error: Content is protected !!