Polisi Periksa Pelaku Pembunuhan di Kebun Tebu Gondanglegi, Ternyata Korban Begal

Kabar Polri
Bagikan Berita

540 total views, 3 views today

 

Kabarpolri.com-Malang-Jatim, Polsek Gondanglegi polres Malang, telah berhasil mengamankan tersangka berinisial ZAI (17) seorang pelajar dari salah satu bilangan kabupaten Malang, tepatnya Desa Putat Kidul Kec. Gondanglegi yang di duga telah melakukan Pembunuhan, Selasa kemaren (10/9), terhadap korban MIS (33) di kebun tebu desa Gondanglegi kulon kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang.

Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, SIK, MSi, melalui Kasubag Humas, AKP Ainun Djariyah SH, Rabu (11/9/2019) lewat pesan tertulisnya saat di hubungi kabarpolri.com membenarkan atas di amankan tersangka ZAI (17)
Oleh jajaran Polsek Gondanglegi polres Malang.

“ZAI (17) adalah seorang pelajar dari salah satu bilangan kabupaten Malang, yang dalam hal ini, pelaku merupakan korban Pemerasan atau begal. Menurut keterangan saksi kepada petugas, bahwa Pelaku melakukan hal tersebut, untuk membela diri, atau karena dibegal oleh korban atau tersangka MIS (33) salah satu warga dari dusun Penjalinan kecamatan Gondanglegi, dengan cara melawan serta menikam korban dengan pisau untuk membela dirinya,” tuturnya.

Adapun kronologi kejadian, tambah kasubag Humas, berawal pada hari Minggu tanggal 08 September 2019 sekira pukul 20.00 wib, pelaku ZAI (17) berboncengan sepeda motor bersama Saksi VIV (17), ketika saat melintas atau sesampainya di TKP, dihadang oleh Korban MIS (33) dan Saksi AL (21). Kemudian Korban atau tersangka MIS (33) ditemani Saksi AL (21) meminta paksa HP milik Pelaku ZAI (17) dan berhasil diserahkan, urai Ainun.

Selanjutnya MIS (33) pelaku begal meminta paksa sepeda Motor yang dikendarai oleh Pelaku ZAI (17) dengan cara mengambil paksa kunci kontak yang masih menancap di Sepeda Motornya. Kemudian oleh pelaku ZAI (17) berusaha mempertahankan kunci kontak, dengan cara diputar ke kiri (Melepas kunci jok), terangnya.

“ZAI (17) yang ditemani saksi VIV (17), turun dari Sepeda Motor dan korban MIS (33) sudah berhasil memegang HP milik Pelaku. Sedangkan saksi AL (21) memegang sepeda Motor milik Pelaku (korban begal).”

Dan terjadilah adu mulut antara Korban (pelaku begal) dengan pelaku (korban begal) disertai ancaman oleh korban MIS (33), yang intinya, akan menggilir Saksi VIV. Dan saat itu pula, pelaku (korban begal) membuka jok Sepeda Motornya dengan perlahan dan mengambil pisau yang ada di bagasi jok Motor. Selanjutnya setelah pelaku sudah memegang pisau, langsung menikam Korban pada bagian dada. Dan HP Pelaku berhasil di ambil kembali dari tangan Korban (pelaku begal) saat terjadi kemelut tersebut, tandasnya.

“Dalam pergulatan tersebut, Korban (pelaku begal) yang sudah terluka akan tikaman pisau ZAI (17), lari ke arah utara (Kebun Tebu).”

Melihat pelaku begal (korban) melarikan diri, selanjutnya tersangka ZAI (17) atau disebut korban begal, langsung meninggalkan lokasi kejadian, jelas kasubag Humas.

Dalam hal ini, pelaku Pembunuhan adalah korban begal yang berusaha mempertahankan diri dari ancaman pelaku begal, dan selanjutnya pelaku ZAI (17) masih Proses sidik tuntas di Unit PPA Satreskrim Polres Malang, pungkas keterangan kasubag Humas yang humanis ini.
(Hy/Sam)