Polisi Amankan Upacara Hari Santri Nasional 2019

Bagikan Berita

45 total views, 6 views today

Kabarpolri.com – Kota Pasuruan – Jatim, Dalam menyambut pembukaan Hari Santri Nasional 2019, Anggota Polsek Bugul melaksanakan pam pengamanan di lapangan Ponpes Bayt Al Hikmah Kota Pasuruan Jl. Patiunus No. 25 Kelurahan Krampyangan Bugul Kidul Kota Pasuruan, pukul 15.00 WIB. Sabtu 12 Oktober 2019.

Adapun upacara pembukaan Jambore Hari Santri Nasional (HSN) 2019 yang bertemakan “Santri Unggul Indonesia Makmur” itu, sebagai pemimpin upacara Pengasuh Ponpes Bayt Al Hikmah Kota Pasuruan H. Nailurrohman sekaligus sebagai ketua Panitia Hari Santri Tahun 2019 kota Pasuruan.

Disampaikan oleh Kapolsek Kompol Paulus Sujatmiko, SH., melalui Kabag Humas AKP Endy Purwanto, SH., “Hadir dalam pembukaan upacara Jambore Santri, kemenag Kota Pasuruan Anis Marzuki, wakil ketua PCNU Kota Pasuruan Ustad Zubair Hamzah dan sekretaris NU Kota Pasuruan H. Basori Alwi dan santri sejumlah ± 450 orang,” ujarnya ke kabarpolri.com

Selain itu, Haji Nailurrohman menyampaikan, Kita semua harus bersyukur dengan ditetapkannya Hari Santri Nasional pada tanggal 22 Oktober oleh Presiden Republik Indonesia setelah 70 tahun Indonesia merdeka. Dimana KH. M. Hasyim Asy’ari bersama para Ulama, kiyai dan santri turut dalam memperjuangkan untuk memperoleh kemerdekaan dan mempertahankan Kedaulatan Negara Republik Indonesia.” Tuturnya

“Berdasarkan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI No.2830/2016 tanggal 19 Oktober 2016 tentang kegiatan hari santri tahun 2016. Setiap Pondok Pesantren dan Madrasah diharapkan untuk melaksanakan Upacara, Kegiatan Jambore ini merupakan serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HSN seperti lomba antar santri, seminar, Istigotsah dan sujud syukur.

Ada dua tantangan di dunia pendidikan keagamaan Ulama kedepan, arus deras gelombang ajaran garis keras berbasis agama dan pelanggaran norma susila, pergaulan bebas, perilaku koruptif dan pelanggaran – pelanggaran lainnya. Imbuh AKP Endy

Dengan adannya HSN ini, kita (Polri..red,) bersama Ulama dan para pendidik agama bisa mengaktualisasi ketulusan dan keikhlasan para Santri untuk menjadi pijakan moral peserta jambore santri. Generasi muda diharapkan tidak mudah terombang ambing oleh godaan duniawi dan kesesatan dalam memahami ajaran agama. Generasi muda harus memiliki prinsip yang kuat mengorbankan jiwa raga untuk mempertahankan dan mengisi Kemerdekaan Negara Republik Indonesia dengan hal – hal yang positif seperti Ulama – Ulama pendahulunya. Tandasnya

Perlu di ketahui, selama upacara Pembukaan Jambore Santri 2019 tersebut hingga selesai pada pukul 15.40 WIB, lancar aman dan kondusif. (HY/RH7)

 

About Us | Contact Us | Redaksi | Kode Etik Jurnalistik
error: Content is protected !!