Polda Banten Gelar FGD Penguatan Fungsi Pengawasan tahun 2021

Bagikan Berita

 2,056 total views,  2 views today

kabarpolri.com. Serang – Kepolisian daerah (Polda) Benten, hari ini Kamis (08/04/2021) menggelar Acara Focus Grup Discussion (FGD) Penguatan Fungsi Pengawasan Tahun 2021, bertempat di Gedung Aula Serbaguna Mapolda Banten.

Acara FGD tersebut dibuka oleh Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Ery Nursatari.,M.H, dengan dihadiri pemateri dari Ombudsman RI Perwakilan Banten,  Kepala BPKP Perwakilan Banten, Ketua STISIP Setia Budhi Rangkasbitung, serta hadir pula para Tokoh masyarakat, Pejabat Utama Polda Banten, dan Peserta FGD Penguatan Fungsi pengawasan.

Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Ery Nursatari.,M.H, dalam sambutan nya menyampaikan, bahwa Acara Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksankan Hari ini  merupakan Forum yang sangat strategis untuk mengevaluasi kinerja dan meningkatkan sinergitas dan soliditas, serta menyamakan persepsi dan menguatkan komitmen dalam rangka merumuskan solusi dalam menghadapi berbagai dinamika pelaksanaan tugas.

” FGD ini adalah sebagai sarana Sosialisasi arah dan kebijakan menuju Polri yang Presisi khususnya di bidang transformasi pengawasan kepada seluruh personil fungsi pengawasan baik internal maupun eksternal di Wilayah Hukum Polda Banten,” ucapnya.

Serta Orang Nomor dua di Polda Benten ini juga  mengatakan FGD yang bertemakan Sinergitas fungsi pengawasan internal dan eksternal untuk meningkatkan profesionalisme fungsi pengawasan dalam rangka menghadapi isu-isu yang menjadi perhatian publik

” Acara yang kita laksanakan ini  merupakan implementasi kebijakan Kapolri, yaitu transformasi penguatan fungsi pengawasan yang meliputi penguatan peran pimpinan, membangun sistem pengawasan internal dan eksternal, sistem pengaduan online terintegrasi dengan fungsi pengawasan lainnya serta pembentukan sistem pengawasan oleh masyarakat yang cepat dan mudah,” jelas Wakapolda Banten Brigjen Pol. Drs. Ery Nursatari.,M.H.

Selanjutnya Wakapolda Brigjen Pol. Drs. Ery Nursatari, M.H turut menegaskan ada tantangan tugas pengawasan yang harus kita lewati yaitu kompetensi atau kapabilitas APIP (Aparat Pengawasan Internal Pemerintah ) sebagai Quality Assurance (jaminan standar kualitas) yang perlu ditingkatkan, lalu ada perkembangan teknologi informasi di era digital 4.0 dengan optimalisasi Aplikasi E – Pengawasan dan aplikasi dumas presisi, dan kondisi pandemi Covid-19 yang memiliki tantangan tersendiri dalam rangka melaksanakan kegiatan pengawasan. tutup Wakapolda Banten Brigjen Pol. Drs. Ery Nursatari.,M.H.(hy/bs/man)

error: Content is protected !!