Pasca Pemilu 2019 Polri Pastikan Situasi Jakarta Aman dan Kondusif

Bagikan Berita

102 total views, 6 views today

kabarpolri.com – Jakarta, pasca pemilu 2019 situasi keamanan di Jakarta dalam kondisi normal dan kondusif. Meski Polri mengakui melakukan penambahan personel keamanan di Ibu Kota Negara, tetapi tak ada peningkatan status keamanan.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M.,mengatakan, status Siaga-1 sudah berakhir. “Jakarta sudah tidak lagi Siaga 1,” jelas Karo Penmas Divisi Humas Polri di Mabes Polri, pada Selasa (23/04/2019).

Status Siaga 1 sebetulnya Polri tetapkan di seluruh Indonesia saat Pemilu 2019 digelar pada Rabu (17/04/19) pekan lalu. Status tersebut peningkatan setelah kampanye terbuka Pilpres 2019 berakhir, pada Sabtu (13/04/2019).

Lebih dari 272 ribu personel kepolisian diterjunkan memastikan gelaran Pileg dan Pilpres, aman dan tertib.

Hasilnya, sampai hari pelaksanaan pemilu, situasi di seluruh Tanah Air, terkendali. Bahkan Polri memuji partisipasi masyarakat Indonesia, yang ikut membantu penyelenggaraan pemilu damai dan kondusif.

Karo Penmas Divisi Humas Polri menjelaskan penarikan satuan Brimob dari sejumlah Polda tersebut hanya untuk memastikan rangkaian puncak tahapan Pemilu 2019, berlangsung aman dan tertib. Puncak dari tahapan Pemiu 2019, akan terjadi pada 22 Mei. Yaitu, ketika Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan hasil resmi penghitungan suara Pilpres dan Pileg.

“Untuk mengamankan seluruh rangkaian pemilu, karena kegiatan pemilu ini muaranya di Jakarta pada tanggal 22 Mei 2019,” tegas Brigjen Pol. Dedi Prasetyo

Jenderal bintang satu tersebut menerangkan, Polri tak bisa meremehkan situasi normal kondusif di Jakarta saat ini, dengan kekuatan personel yang ada.

“Karena potensi-potensi gangguan keamanan selama pemilu harus diantisipasi,” tutup Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M.,(hy)

About Us | Contact Us | Redaksi | Kode Etik Jurnalistik
error: Content is protected !!