Kriminal di HSU : Ancam Pakai Sajam Dan Perkosa Bocah SD selama Tiga Hari

Kriminal
Bagikan Berita

600 total views, 3 views today

Kabarpolri.com – Amuntai – Satreskrim Polres HSU bekuk MH pemuda yang anggap sebagai pemerkosaan terhadap brutal terhadap H., bocah usia 13 tahun, kelakuan MH sangat keterlaluan dan biadab. Ia memperkosa bocah perempuan inisial H (13) yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Satuan Jatanras Polres Hulu Sungai Utara segera meringkus MH setelah orang tua menanggapi tanggapi itu ke polisi.

Menurut Kepala Polres HSU AKBP Ahmad Arif Sopiyan melalui Kasatreskrim Polres HSU Iptu Kamarudin, mengambil alih sebuah rumah di Desa Muara Tapus, Kecamatan Amuntai Tengah pada pukul 17.00 wita, Kamis 29 Agustus 2019.

“Dari penjatuhan hukuman benar-benar melakukan tindak pidana tersebut, Unit Jatanras Polres HSU langsung menyelamatkan kejahatan ke Polres HSU guna proses lebih lanjut,” Tandas Iptu Kamarudin untuk media kabarpolri.com.

Polisi ikut menyita barang bukti satu helai seprei kelir ungu putih dan satu senjata tajam pisau dapur, dan menurut dia, memperkosa korbannya dengan pertahanan kekerasan.

“Minta persetujuan dalam rumusan Pasal 81 Ayat (1) Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” Tandas Kasat Reskrim

Diluncurkan Kembali Akan Diperbaharui Korban menggunakan Senjata Tajam, kemudian Korban pun masuk ke dalam rumah Terlapor, Terlapor pun langsung diluncurkan Korban untuk melepaskan pakaiannya dan memperkosa Korban, kemudian diluncurkan lagi untuk orang tua di Korban, Terlapor untuk menggunakan hal ini sebanyak 3 (Tiga) kali dalam kurun waktu 3 (Tiga) Hari Berturut-turut.

Kemudian 2 (Dua) bulan setelah kejadian tersebut Pelapor (Ayah Korban) melihat ada perubahan dari korban, korban yang biasanya ceria menjadi lebih sering pendiam dan tidak banyak bicara, Pelapor bertanya kepada Korban apa yang telah terjadi, Korban pun muncul seperti ini untuk Pelapor .

Akhirnya Pelapor sangat terkejut dan tidak menerima kejadian tersebut dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres HSU guna Penyidikan Lebih Lanjut. (Hizzas Y. H)