Kapolri: Tahun 2020 Sebanyak 91 Tersangka Pelanggaran Protokol Kesehatan

Bagikan Berita

 284 total views,  2 views today

kabarpolri.com – Jakarta, Dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, Polri telah penegakan hukum sebanyak 34 perkara pelanggaran protokol kesehatan.

Kapolri Jenderal Pol Drs. Idham Azis. MSI. mengatakan, pihaknya sepanjang pandemi Covid-19 yang terjadi di 2020, telah menindak sebanyak 91 tersangka pelanggaran protokol kesehatan (prokes).

“Ada sebanyak 34 perkara pelanggaran prokes yang ditindak selama 2020,” kata Kapolri dalam acara rilis akhir tahun Polri 2020 yang digelar secara daring, Selasa (22/12/2020).

“Sebanyak 91 tersangka dilakukan penegakan hukum terkait pelanggaran protokol kesehatan,” jelas Kapolri.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono, mengungkapkan 34 perkara pelanggaran prokes yang terjadi diantaranya seperti terjadinya kerumunan.

Brigjen Pol Rusdi mengklaim dari 34 perkara itu juga ada kasus kerumunan Pilkada 2020 yang ditindak.

“Itu sudah nyata 34 kita proses sekarang ini, itu pun menyangkut dengan kerumunan yang terjadi pada massa Pilkada. 34 itu juga termasuk dari pada kerumunan yang terjadi khususnya pada saat kampanye kegiatan Pilkada,” tuturnya.

Karo Penmas mengatakan, prokes di masa pandemi Covid diketahui sebagai langkah pencegahan utama dalam penyebaran Covid-19. Untuk itu, menurutnya, penegakan hukum Polri sangat penting.

Brigjen Pol Rusdi menyampaikan, langkah penegakan hukum terhadap pelanggaran prokes tidak akan berhenti di 2020 saja. Menurutnya, hal itu akan terus dilakukan oleh Polri.

“Tentunya dengan situasi kekinian penegakan hukum terhadap prokes akan terus Polri lakukan sehingga betul-betul transmisi penyebaran covid di negeri kita ini bisa dapat dikendalikan dengan baik dan juga kesehatan masyarakat dapat terjaga dengan baik,” tandasnya.

“Adapun kasus pelanggaran protokol kesehatan yang menarik perhatian publik akhir-akhir ini adalah kasus menimpa pentolan FPI Habib Rizieq Shihab,” urainya.

“Rizieq yang saat ini harus mendekam di tahanan lantaran dianggap telah melakukan pelanggaran protokol kesehatan dalam acara pernikahan putrinya Syarifah Najwa Shihab pada 14 November 2020. Selain Rizieq, Polri menetapkan 5 orang tersangka lainnya dalam perkara tersebut,” pungkas Brigjen Pol Rusdi.(hy/bs/nn)

error: Content is protected !!