BNNP Sumsel Berhasil Gagalkan Peredaran 23 Kg Shabu dan Ribuan Butir Pil Ekstasi

Bagikan Berita

114 total views, 6 views today

kabarpolri.com – Palembang – Sumsel, Tim khusus Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Sumatera Selatan yang beranggotakan personil pilihan dari Bidang Pemberantasan,  akhirnya berhasil menggagalkan beredarnya puluhan kilo gram narkotika jenis Shabu-shabu serta ribuan butir pil Ekstasy yang terjadi di wilayah Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (7/8) kemarin.

Karo Humas dan Protokol BNN RI, Sulistyo Pudjo, SIK, MSi, mengatakan, dengan menggunakan teknik dan taktik yang tepat, Timsus yang dipimpin Kabid Pemberantasan BNNP berhasil melakukan penyergapan terhadap dua orang laki-laki yang merupakan pelaku pengedar narkotika inisial Y dan inisial AE yang berasal dari Baturaja.

“Para pelaku Y dan AE berhasil diamankan di dua tempat yang berbeda dengan barang buktinya yaitu 23 bungkus narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 23 kilogram dan ribuan butir Ekstasi yang dikemas dalam 5 bungkus plastik ukuran besar,” terang Sulistyo Pudjo, Kamis (8/8/19).

“Sebelumnya para pelaku sempat tidak mau menunjukkan tempat penyimpanan barang haram tersebut. Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat akan adanya transaksi narkotika yang akan dilaksanakan di sebuah loket bus Damri KM.7,” katanya, menambahkan.

Menurut Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 94 itu, berbekal informasi dari masyarakat, pihaknya melakukan pengintaian berlanjut dengan penyergapan terhadap target (Y) berikut barang bukti. Tak sampai disitu, dari hasil pengembangan terhadap Y, pihaknya pun kembali berhasil mengamankan pelaku lainnya (AE)

“Setelah semua info tersebut valid,  maka dilakukan penyergapan terhadap orang yang dicurigai dan berhasil mengamankan 1 bungkus plastik berisi ratusan Ekstasi dan menangkap seorang tersangka berinisial Y. Ia (Y) mengaku bahwa mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang berinisial AE,” bebernya.

“Selanjutnya petugas kembali berhasil mengamankan tersangka AE di rumah kontrakannya di daerah Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan serta menemukan 23 bungkus sabu dan 4 bungkus narkotika jenis ekstasi,” imbuhnya, lengkap.

Dengan demikian, kata Sulistyo, total barang bukti yang berhasil disita oleh petugas dari kedua tersangka dalam pengungkapan ini yaitu 23 kilogram sabu dan 5 bungkus ekstasi yang berisi ribuan butir pil haram Ekstasy.

“Untuk para pelaku dilakukan proses penyidikan sesuai dengan Undang-undang (UU) Narkotika,” pungkasnya melalui keterangan tertulisnya yang diterima kabarpolri.com di Jakarta.(hy/by)

About Us | Contact Us | Redaksi | Kode Etik Jurnalistik
error: Content is protected !!